Sejarah ISPI

Tentang ISPI

Sejarah Berdirinya ISPI

Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) didirikan pada tanggal 20 Agustus 1968 di Bogor, Jawa Barat. Organisasi profesi ini dibentuk sebagai wadah persatuan bagi para sarjana peternakan di seluruh Indonesia untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan sektor peternakan nasional. 

Berikut adalah poin-poin penting dalam sejarah dan perkembangan ISPI:

Pendirian & Kongres Pertama: Gagasan pembentukan ISPI muncul dari kebutuhan akan organisasi yang mampu menghimpun pemikiran strategis di bidang peternakan. Kongres pertama ISPI dilaksanakan di Ciawi, Bogor, pada tahun 1968.

Identitas Internasional: Dalam pergaulan internasional, ISPI dikenal dengan nama Indonesian Society of Animal Science (ISAS).

Transformasi Nama: Melalui Kongres Luar Biasa pada Januari 2021, organisasi ini secara resmi bertransformasi menjadi Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia, namun tetap menggunakan singkatan ISPI. Perubahan ini bertujuan untuk memperkuat aspek profesionalisme anggotanya, sejalan dengan UU Keinsinyuran.

Peran Strategis: ISPI aktif dalam menjalin kerjasama lintas sektoral, seperti kolaborasi dengan kemitraan Indonesia-Australia untuk ketahanan pangan di sektor daging dan sapi.

Struktur Organisasi: Saat ini, ISPI dipimpin oleh Pengurus Besar (PB ISPI) yang berkedudukan di Jakarta dan memiliki Pengurus Cabang (PC) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Scroll to Top